Sahabat, tentunya kenal ‘kan dengan hewan yang dinamakan ayam? Makhluk Allah yang satu ini selalu istiqomah membangunkan kita -walaupun secara tidak langsung- dengan suara lantangnya di setiap waktu menjelang subuh. Dan tidak pernah bangun terlambat. Hebat ya? Pertanyaannya : “Kukuruyuuukk….” lho? Bukan bukan, yang benar pertanyaannya “Kenapa dinamakan ayam?” Jawabannya : Karena dina lapar…lho, kok jadi ngelantur. Sudah sudah..bukan itu pertanyaannya.
Ehm, menarik jika kita mau memberikan atensi lebih kepada ayam. Yang biasanya kita hanya dengar saat di pagi hari, cobalah sekali-kali memperhatikannya di malam hari. Tapi bukan memperhatikan lantas ayamnya dilihatin terus sampai pagi. Cukup didengarkan saja kira-kira jam berapa ayam biasanya berkokok. Dan ternyata ayam tidak punya jadwal berkokok yang jelas. Terutama di malam hari. Sangat sedikit sekali (bahkan hampir tidak ada) referensi ilmiah yang saya temukan yang berkaitan dengan ayam. Sebagian tidak dapat menjelaskan kenapa ayam berkokok, pada waktu-waktu tertentu, yaitu pada saat malam hari, sampai menjelang subuh.
Kasus ini serupa dengan tingkah laku anjing. Anjing yang biasanya menggonggong sepanjang harinya, ternyata pada waktu malam terkadang ia melolong layaknya serigala. Jika serigala melolong dengan tujuan untuk memberi tanda serigala yang lain, lalu apa tujuan dari anjing? Padahal ia tinggal di daerah perumahan misalnya. Apakah untuk mengingatkan anjing-anjing tetangga waktunya sholat tahajud?
Kemudian bertemulah saya dengan 2 hadits di bawah ini.
“Apabila kamu mendengar ayam jago berkokok (di waktu malam), mintalah anugerah kepada Allah, sesungguhnya ia melihat Malaikat. Tapi apabila engkau mendengar keledai meringkik (di waktu malam), mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguan syaitan, sesungguhnya ia melihat syaitan.”
(HR. Bukhari dengan Fathul Baari 6/350, Muslim 4/2092 no. 2729. Tambahan yang terdapat dalam kurung diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Adabul Mufrad no 1236, lihat silsilah Adabul Mufrad no. 938 dan Silsilah Ahaadist ash-Shahiihah no. 3183. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu.)
“Jika kalian mendengar lolongan anjing dan ringkikan keledai pada malam hari maka berlindunglah kepada Allah darinya karena ia melihat apa yang tidak dapat kalian lihat.”
(HR. Abu Dawud no. 5103, Ahmad 3/306, 355-356 Shahih al-Adabul Mufrad no. 937 serta Ibnu Sunni no. 311 dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah. Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘Anhu.)
Dikutip dari buku “Doa dan wirid mengobati guna-guna dan sihir menurut al-quran dan as-sunnah” oleh Ustadz Yazid, terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’i.
Hmm..benarkah? Saya tidak begitu mempedulikan isi hadits tersebut, sampai hari saya mengalaminya.
Saat saya kelas XII SMA, OSIS kami sedang melaksanakan kegiatan LDKS, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, untuk calon-calon pengurus OSIS penerus kami. Sampai masuk pada sesi acara JJM atau Jalan-Jalan Malam. Saya dan 3 orang teman saya bertugas menjaga di pos 3, pos renungan. Disesuaikan dengan namanya, tempatnya pun dicari yang benar-benar kondusif untuk renungan. Dan didapatlah tempat di sebuah lapangan yang gelap dan jauh dari rumah penduduk, di dekatnya ada kerbau yang diikat.
Sambil menunggu peserta yang belum datang, kami ngobrol-ngobrol untuk mengisi waktu. Dengan hanya bermodalkan penerangan dari HP, kami berusaha menyamankan diri di tempat itu. Salah seorang teman punya ide untuk menyetel lagu-lagu dari Hpnya, yang ternyata lagu-lagu kesukaannya, L’Arc~en~Ciel yang notabene nge-Rock sangat. Saya dan teman-teman yang lain berusaha memaklumi saja.
Beberapa menit lagu disetel, terdengar sesuatu yang tidak biasa menurut kami. Apakah itu? Tunggu posting berikutnya…lho? Nggak, bercanda..kita lanjut. Suara itu adalah suara lolongan anjing. Ya, anjing. Tidak hanya sekali tapi berkali-kali dan tidak berhenti. Jelas dari suaranya anjingnya lebih dari satu. Silakan dibayangkan jika anda berada di tempat yang sama. Nuansa horornya sangat terasa.
Kami mengucap lafadz taawudz. Namun suara lolongan anjing itu tidak berhenti. Lalu temanku yang lain punya ide supaya kita muroja’ah dengan mp3 murottal dari HP. Tidak begitu lama setelah kami selesai membaca surat Al-Ghosiyah, seketika suara lolongan anjing tersebut HILANG dan berganti menjadi……suara kokok ayam yang saling bersahutan dari arah yang berbeda dengan suara anjing tadi.
Subhanallah, kami ucapkan berkali-kali. Musik yang kami setel sebelumnya diperkirakan mengundang “makhluk-makhluk yang tidak dapat dilihat itu”, sehingga anjing-anjing melolong. Dan, dengan dilantunkannya ayat-ayat Al Qur’an, telah mengundang para malaikat untuk datang, ikut mendoakan hamba-hamba-Nya yang senantiasa memuji kepada-Nya. Baru kali ini kami, terutama saya mengalami kejadian yang benar-benar terbukti dari hadits.
“Inna fii kholqissamaa wa tiwal ardhi wahtilaa fillaili wannahaari la aayati li ulil albab.” (QS Ali Imran, 3:190)
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.



Memang benar saudaraku, pas lg baca postingan ini anjing tetangga dibelakang rumah lagi menggonggong. Jd agak serem jg.
eh itu anjingnya melolong lho bukan menggonggong…entah ya klo menggonggong blum ada penelitian lebih lanjut..
saya ga punya detektor setan, hehe..
tapi jangan langsung serem n bpikiran ada setan klo denger anjing melolong…
supaya ga takut tilawah aja…
oia, sy ga pernah mengalami klo denger suara kedelai eh keledai, soalnya di daerah ga ada kedelai eh keledai..:)
pertanyaan bagus…mengapa anjing melolong dan ayam berkokok?
ya…karena kucing mengeong atuh. untung yang jawab aku, kalau sampeyan keteme sama temenku, ntar jawabnya kira-kira seperti ini.
“pertanyaan ini bisa jadi adalah tipe pertanyaan aksiomatis. tipikal yang mempertanyakan nama dan definisi deskriptif dari sebuah objek. tinjauan yang lebih dalam dari sudut epistemologis akan mengungkapkan bahwa anjing dan ayam hanyalah simbol dan nama dari sebuah objek yang dikenali manusia, sedangkan melolong dan berkokok adalah definisi deskriptif dari objek tersebut. jika kita mengubah aksioma simbol nama dari objek tersebut, kita balik misalnya, kita beri nama objek yang berkokok sebagai anjing dan objek yang melolong sebagai ayam, maka pertanyaan tersebut akan menjadi tidak relevan lagi dengan realitas. sama halnya jika kita mengganti simbol nama dari objek-objek yang kita kenal. misal: jika kita membalik definisi atau nama dari bilangan satu dan dua, maka kita tidak akan mendapati penjumlahan satu tambah satu sama dengan dua. jika memang definisi satu dan dua kita balik, maka satu tambah satu akan selalu bernilai empat.
meskipun demikian, kesimpulan yang berbeda akan muncul jika kita mengasumsikan pertanyaan diatas sebagai pertanyaan tipe kausalistik yang berupa hubungan sebab akibat. dalam hal ini, berkokok dan melolong adalah sebuah akibat yang disebabkan oleh faktor X yang belum diketahui. faktor X ini bisa berupa faktor kasuistik atau juga bisa menjadi faktor umum yang berlaku di semua kasus. apakah faktor X itu, saya tidak tahu.”
nah loh…bingung kan?
di depan rumah,,,ada yang punya anjing…
lucunya,,,tiap gw pulang malem,,,pas gw lewat anjingnya melolong loohh…jd suka bikin kaget…
hehehehe,,,jd ngeri sendiri…
hati2, jangan2 ada yang “nemplok” di punggung, he..
ruqyah gih..
ruqyah..??!!
kayak orang gila gituh…kagak deh…
selama ga nampakin diri di depan gw sih asik2 ajah,,,hehehee…
hmm..emang klo lagi jalan ngerasa ga terlalu berat?
hehe..
sekarang di t4 g tiap malam ayam jantan tetanga g berkokok trus. dan didepan rumah g kalo malam anjingnya melolong .. apakah ada yang aneh di lingkungan t4 g tingal??
buat tas mika…
sorry ya,,,pertanyaan km ga akan dijawab oleh s4iga,,,
dia dah pergi meninggalkan kita semua…
kembali kepada Sang Pencipta….
@Kurotsugi: maaf, jawaban/komentar anda tdk Analitis, dan Juga jawaban dari teman anda itu. masak pertanyaan dijawab dengan bertanya lagi, pake penjelasan yang macem2x pula(muter2x ga jls dh).#matematik tdk sama dengan Metafisik tau, hahaha..
Cerita tentang Lolongan anjing itu memang fenomena Kemunculan dari mahkluk yg tdk bisa dilihat dengan Kasat mata, tapi apakah arti jika lolongan itu sering terdengar diwaktu Menjelang shubuh (bukan dimalam hari tp dini hari) ??
Mohon dishare bila ada yg mengetahui..
terima kasih sahabat Muslim.
SUbhanallah.. ayam tetangga sering sekali berkokok pada setelah magrib dan juga di sepertiga malam..
Ya Allah semoga malaikat2 Kau turunkan di sekeliling tempat tinggal kami.. Amin…
dah fitrah ayam berkokok… mungkin dari segi sains ada jawapannya.. mungkin untuk membebaskan haba.. hadis2 yan dikemukan adalah tiada dalam Al-Quran.. maka ianya tertolak.. maaf kepada yang tersinggung.. kerana hadis rekaan manusia boleh jadi takut kepada syaitan..
Aku prcya aja…
Soalnya pas baca ini jg smbil dngrin suara anjing melolong…
Yg aku dngrin tdk hnya 1 atau 2 anjing…
Mgkin 7 lbih..
Mereka saling saut menyaut…
Ihh…Mrinding pokoknya..
Yg jlas kita mohon prlindungan kpd ALLAH..
klo ayam berkokok sebelum magrib dan sesudah magrib tandana apa ya?
iiih jd merinding ni..udh sminggu lebih anjing penjaga dkantor ku melolong terus…sampe kurus badan nya tuh, apa ga dkasih mkn ya? hehe..
kalau penjelasan secara ilmiah ada gak ya? kan binatang itu indera nya lebih peka dari manusia. apalagi kalau aku amati setiap setelah beberapa waktu dari terdengarnya ayam berkokok kok selalu terjadi perubahan temperatur udara.
misalnya tadi malam, aku sempat terjaga di tengah malam sekitar jam 0 karena hawa gerah, panas, plus gangguan nyamuk nakal hi hi hi…
terus sekitar jam 1 malam aku dengar suara kokok ayam tetangga. setelah itu ada perubahan temperatur yang aku rasakan, udara jadi lebih sejuk dan gak panas lagi.
kalau sempat, silakan mampir dulu ya ke blogku:
http://tinyurl.com/44rmvpw
emg kalo denger lagu rock anjing lngsung melolong y,, yg katanya ngliat setan,,,,
ah perasaan ngga deh,,
baru aja lagu rock,,, gw yg dngerin lagu GROVE METAL NYA LAMB OF GOD dr mlm mpe subuh g ada tuh anjing yg melolong ,,, malahan gw sering dnger ayam berkokok antara jam 22:00-23:00
ni mah ngaco ,,, g ada sejarahnya lagu berunsur rock mndatangkan lolongan anjing mngkin tu kebetulan saja,,,,
Kalau ayam tu berkokoknya pagi hari setelah matahari terbit gmana dan saya mengalami itu yg ayam itu berkokok terus menerus saya jd heran setelah memperhatikannya..
ada lagu.y gak
Subhanallah… Untuk urusan lolongan anjing ditengah malam aja ada penjelasannya. Tapi emang bener koq, dgr lolongan anjing dibandingkan dgr kokokan ayam, lebih merdu dgr suara ayamnya…. Apalagi tau bedanya…. Makin cinta ane ma ayam …(Hehehhe)
tu,, diliat juga ama kmondisi ayam ato anjingnya,,klo dalam kandang brrarti tu hewan lg kangen ama induk n keluarganya, tp klo dia diluar kandang,, dia ingin masuk kandang karena kedinginan..
Baru tau arti dari kokokan ayam di tengah malam. Hampir setiap hari tengah malam di samping kamarku ada kokokan ayam. Pertama sih takut dan pikiran udah kemana-kemana. Dan baru tau arti kokokan ayam di tengah malam dari blog kamu yg katanya ada malaikat. Thx ya infonya
post yang sedikit lebay dan aneh untuk urusan agama!
sebaiknya tulisan jangan bertele2 dan lebay!